You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Becirongengor
Desa Becirongengor

Kec. Wonoayu, Kab. Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur

WEBSITE RESMI DESA BECIRONGENGOR KECAMATAN WONOAYU SIDOARJO, CS : 082210102408

Bersama Desa BRILiaN, Desa Becirongengor Mantapkan Pertanian dan Peternakan Jadi Potensi Unggulan

Operator 10 Agustus 2026 Dibaca 5 Kali
Bersama Desa BRILiaN, Desa Becirongengor Mantapkan Pertanian dan Peternakan Jadi Potensi Unggulan

Becirongengor, Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai salah satu dari 25 besar Desa BRILiaN 2026. Capaian tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Desa Becirongengor untuk semakin memperkuat tata kelola desa, mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sekaligus mengoptimalkan potensi lokal, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

Desa BRILiaN 2026 merupakan program yang diinisiasi oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) bekerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Program tahun ini mengusung tema “Desa 5.0: Sinergi Teknologi dan Human-Centered Leadership dalam Membangun Future Village Ecosystem yang Berdaya.” Melalui program tersebut, Desa Becirongengor mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan desa sekaligus memetakan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Pendampingan yang berlangsung pada 3–8 Agustus 2026 tersebut dibimbing oleh Ir. Katon Muhammad, M.T. dan Telma Anis Safitri, M.M. Berbagai aspek strategis menjadi materi pendampingan, mulai dari penguatan legalitas kerja sama melalui penyusunan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS), tata kelola dan keuangan BUMDes, literasi keuangan digital bagi BUMDes dan koperasi, hingga pemetaan potensi serta penyusunan strategi pengembangan desa.

Dari proses pemetaan dan pendampingan tersebut, sektor pertanian dan peternakan menjadi salah satu fokus utama pengembangan potensi Desa Becirongengor. Beberapa potensi yang diunggulkan antara lain budidaya padi varietas unggul, bawang merah varietas Tajuk, serta usaha penggemukan sapi dan kambing.

Potensi tersebut ke depan diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan hasil produksi, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih kuat. Pengembangannya dapat dilakukan melalui optimalisasi peran BUMDes, inovasi dan pengolahan produk, pemanfaatan teknologi digital, perluasan akses pembiayaan, serta penguatan kemitraan dengan berbagai pihak.

Kepala Desa Becirongengor, Bapak Subekhan, menyambut baik dan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh Desa Becirongengor melalui program Desa BRILiaN 2026. Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah desa untuk terus belajar, mengevaluasi pengelolaan potensi yang ada, serta menyusun langkah pengembangan yang lebih terarah.

“Kami bersyukur Becirongengor bisa menjadi bagian dari Desa BRILiaN 2026. Dukungan dari BRI dan tim pendamping Unsoed menjadi kesempatan emas bagi kami untuk belajar dan menyusun langkah strategis pembangunan desa. Harapannya, pengelolaan BUMDes bisa semakin profesional, sektor pertanian dan peternakan terus berkembang, serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga Becirongengor khususnya dan masyarakat luas pada umumnya,” ujar Bapak Subekhan.

Menurut Pemerintah Desa Becirongengor, keberadaan potensi pertanian dan peternakan yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat merupakan modal penting dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Dengan dukungan tata kelola yang baik, teknologi, pembiayaan, dan jejaring kemitraan, potensi tersebut diharapkan dapat berkembang dari sekadar aktivitas produksi menjadi bagian dari rantai ekonomi desa yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui program Desa BRILiaN, Desa Becirongengor mulai merintis konsep Future Agro Village Ecosystem, yaitu ekosistem desa masa depan yang mengintegrasikan pertanian, peternakan, BUMDes, teknologi, pembiayaan, dan kemitraan dalam satu arah pengembangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Desa Becirongengor untuk membangun desa yang tidak hanya mampu mengelola potensi lokal, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah, membuka peluang ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image